Showing posts with label Bacalah. Show all posts
Showing posts with label Bacalah. Show all posts

Sunday, January 15, 2012

Bahaya Mengintai Di Balik Mesin Cetak



Artikel ini wajib dibaca untuk teman-teman blogger yang sering berurusan dengan printer (termasuk sy juga sih, heheh). Printer sudah menjadi sebuah kebutuhan khususnya para mahasiswa, dosen maupun kalangan umumnya. Tapi pernahkah kita menyadari bahwa ada bahaya mengintai dibaliknya yang sebanding dengan bahaya asap rokok???

Printer khususnya yang jenis laser ternyata mengeluarkan partikel berbahaya yang bersumber dari tonernya, yang jika dihirup terus-menerus dapat gangguan pada sistem pernapasan dan yang paling parah adalah gangguan kardiovaskular dan kanker. Inilah yang dikemukakan oleh Profesor Lidia Morawska dari Universitas Teknologi Queensland. Dari penelitiannya yang melibatkan 62 jenis printer, sebanyak 17 diantaranya masuk dalam kategori bahaya. Hal yang mempengaruhi kadar partikel yang dihasilkan printer dipengaruhi oleh beberapa hal. Yaitu ketika tinta printer masih baru maka partikel yang dihasilkan akan cukup banyak.

Sedikit tips untuk anda yang sering "berduaan" dengan mesin cetak, pastikan sirkulasi udara di ruangan anda berjalan dengan baik dan lancar. Ada baiknya jika diruangan tersebut, disediakan tanaman berdaun hijau.


Saturday, September 10, 2011

Pesan Terakhir Imam Al-Ghazali Sebelum Wafat


Nama lengkapnya Al-Ghazali Imam Abu Hamid Muhammad, beliau dilahirkan di kota Thus (salah satu wilayah di Iran) pada tahun 1058 Masehi. Pria yang lebih dikenal dengan Imam Al-Ghazali ini dikaruniai daya ingat yang tajam dan sifat yang sangat bijak. Ia digelar Hujjatul Islam pada zamannya juga sampai saat ini. Ada sebuah kisah menarik tentang pesan terakhirnya sebelum wafat. Semoga kisah ini dapat menjadi pelajaran berharga buat kita semua.
Imam Ghazali terbangun pada dini hari dan sebagaimana biasanya melakukan shalat dan kemudian beliau bertanya pada adiknya, “Hari apakah sekarang ini?” 
Adiknya pun menjawab, “Hari senin.”
Beliau kemudian memintanya untuk mengambilkan sajadah putihnya, lalu beliau menciumnya, Menggelarnya dan kemudian berbaring diatasnya sambil berkata lirih, “Ya Allah, hamba mematuhi perintahMu,”

Dan beliau pun menghembuskan nafas terakhirnya.Di bawah bantalnya mereka menemukan bait-bait berikut, ditulis oleh Al-Ghazali ra., barangkali pada malam sebelumnya.
“Katakan pada para sahabatku, ketika mereka melihatku mati, Menangis untukku dan berduka bagiku Janganlah mengira bahwa jasad yang kau lihat ini adalah aku. Dengan nama Allah, kukatakan padamu, ini bukanlah aku,  Aku adalah jiwa, sedangkan ini hanyalah seonggok daging
Ini hanyalah rumah dan pakaian ku sementara waktu. Aku adalah harta karun, jimat yang tersembunyi,  Dibentuk oleh debu ,yang menjadi singgasanaku, Aku adalah mutiara, yang telah meninggalkan rumahnya, Aku adalah burung, dan badan ini hanyalah sangkar ku, Dan kini aku lanjut terbang dan badan ini kutinggal sbg kenangan.Puji Tuhan, yang telah membebaskan aku Dan menyiapkan aku tempat di surga tertinggi,  Hingga hari ini , aku sebelumnya mati, meskipun hidup diantara mu.

Kini aku hidup dalam kebenaran, dan pakaian kubur ku telah ditanggalkan. Kini aku berbicara dengan para malaikat diatas,  Tanpa hijab, aku bertemu muka dengan Tuhanku. Aku melihat Lauh Mahfuz, dan didalamnya ku membaca Apa yang telah, sedang dan akan terjadi.  Biarlah rumahku runtuh, baringkan sangkarku di tanah, Buanglah sang jimat, itu hanyalah sebuah kenang2an, tidak lebih Sampingkan jubahku, itu hanyalah baju luar ku,  Letakkan semua itu dalam kubur, biarkanlah terlupakan.

Aku telah melanjutkan perjalananku dan kalian semua tertinggal. Rumah kalian bukanlah tempat ku lagi.  Janganlah berpikir bahwa mati adalah kematian, tapi itu adalah kehidupan, Kehidupan yang melampaui semua mimpi kita disini,  Di kehidupan ini, kita diberikan tidur, Kematian adalah tidur, tidur yang diperpanjang  Janganlah takut ketika mati itu mendekat, Itu hanyalah keberangkatan menuju rumah yang terberkati ini.

Ingatlah akan ampunan dan cinta Tuhanmu,  Bersyukurlah pada KaruniaNya dan datanglah tanpa takut. Aku yang sekarang ini, kau pun dapat menjadi  Karena aku tahu kau dan aku adalah sama
Jiwa-jiwa yang datang dari Tuhannya  Badan badan yang berasal sama  Baik atapun jahat, semua adalah milik kita  Aku sampaikan pada kalian sekarang pesan yang menggembirakan Semoga kedamaian dan kegembiraan Allah menjadi milikmu selamanya.


sumber: virouz007

Followers

Sponsor Lagi

 
 
Copyright © 2013. Bukan Catatan Manusia Biasa - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com