Friday, July 26, 2013

Shalat Subuh 3 Rakaat




Malam itu seorang maling sedang bersembunyi di kolong rumah sambil menunggu penghuninya tidur. Si maling mendengar percakapan pemilik rumah dan istrinya.


"bu, anak kita Fulani sudah besar. Dan sudah pantas kita nikahkan"
"Iya pak, Klo ada pria yang melamar, kita terima saja ya pak" Jawab istri

"Betul bu, tapi jangan asal terima. Kita cari menantu yang agamanya baik. Sekalian biar bisa ngajarin kita agama. Bagaimana pendapat ibu?"


"Iya pak, Ibu setuju. Mari kita berdoa pak, biar bisa dapat menantu yang baik agamanya".

Si maling yang terus menyimak, akhirnya mengurungkan niatnya untuk mencuri dan pulang ke kandangnya. Ehh bukan, tapi ke rumah. heheh


Dua hari kemudian, Maling tersebut mendatangi pemilik rumah dengan pakaian rapi dan mengenakan peci.
"Begini pak, nama saya Chris John. Saya dari kampung sebelah dan baru saja menyelesaikan studi di luar pulau. Dan kebetulan saya sedang berpuasa, jika bapak tidak keberatan saya ingin meminta segelas air untuk berbuka, setelah itu saya akan melanjutkan perjalanan pulang, pak".

Si pemilik pun merasa senang dan merasa doanya telah dikabulkan. 'mungkin inilah jodoh yang dikirimkan untuk anakku, fulaini' gumamnya dalam hati.

"Boleh nak, silakan duduk dulu. Biar saya ambilkan sedikit makanan dulu, nak" kata si pemilik sambil masuk ke dalam rumah.

Alhasil mereka pun ngobrol dan si maling diminta untuk menikahi anak pemilik rumah. Beberapa hari kemudian, sah lah si maling mendapatkan anak gadis pemilik rumah.

Esok harinya, si maling melaksanakan shalat subuh 3 rakaat dan diam-diam diperhatikan oleh mertuanya.

"Nak, tadi bapak perhatikan kamu shalat subuhnya 3 rakaat kan? bukannya shalat subuh itu cuma 2 rakaat?"

Takut ketahuan kedok aslinya, si maling berusaha tetap tenang dan bisa menguasai diri. Dengan lemah lembut dia menjawab "Begini ya pak, sebenarnya memang 2 rakaat tapi rakaat ketiganya saya lakukan untuk bapak"

Si mertua merasa takjub dan bangga.
"Makasih ya nak, tidak salah saya memilihmu sebagai menantu. Kamu juga perhatian sama mertuamu, terima kasih ya nak" jawab si mertua merasa terharu.
____________________________________________________________

Hikmah cerita di atas
Silakan di cari sendiri ya, hehehe....

Suka Dengan Artikel Ini ?

1 comment:

Followers

Google+ Followers

Sponsor Lagi

 
 
Copyright © 2013. Bukan Catatan Manusia Biasa - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com